Kategori
Uncategorized

Wisata Indah dan Bersejarah di Uzbekistan

Wisata Indah dan Bersejarah di Uzbekistan

Wisata Indah dan Bersejarah di Uzbekistan adalah state atau negara anggota dari Uni Soviet, sehingga Uzbekistan sering kadang tetap disebut-sebut sebagai “bekas Soviet” atau “bekas komunisme”. Akan tetapi, semuanya telah berlalu dan negara ini kini mengusahakan terbuka lebar terhadap dunia bersama dengan menunjukkan destinasi-destinasi wisata andalannya, tidak ulang tertutup rapat bagaikan “tirai besi” layaknya dulunya.

Tempat-tempat historis di Uzbekistan tidak lepas dari peristiwa peradaban Islam Asia Tengah ratusan tahun yang lalu. Maka dari itu, situs-situs yang terbanggakan negara ini rata-rata merupakan bangunan bercorak Islam khas Uzbekistan, yang berbeda dari negara-negara lainnya.

1. Registan

Melansir dari http://imgdonkey.com bangunan-bangunan ini sekilas menyerupai masjid; tetapi sesungguhnya bukan, melainkan madrasah (institusi pendidikan/sekolah religi dalam Islam). Ketiga madrasah besar berikut d’sempurnakan bersama lapangan luas di tengah-tengah “membingkai” suatu kompleks yang d’namakan Registan (dalam bhs Persia bermakna “gurun”).

Registan, yang terbangun terasa dari abad ke-15 sampai abad ke-17 ini berada pada kota Samarkand, kota terbesar ke-2  Uzbekistan. Sekilas menyaksikan Registan, sesungguhnya benar bahwa peradaban Islam berpengaruh benar-benar besar dalam pembangunan dan kemajuan kota ini. Kota Samarkand sendiri dulunya adalah ibu kota Kekaisaran Islam Timurid terhadap abad ke 14 dan 15.

2. Mausoleum Gur-e-Amir

Situs yang termasuk berlokasi di Samarkand ini merupakan mausoleum (bangunan khusus untuk makam) dari Amir Timur, pendiri kekaisaran Timurid (1370-1507), sekaligus pemimpin/Emir pertamanya.

Beliau merupakan seorang penakluk dan tokoh cerdas yang berperan besar dalam perluasan wilayah, pembangunan dan pengembangan berskala besar kota-kota di Uzbekistan, lebih-lebih Samarkand. Didalam kompleks Gur-e-Amir ini, terdapat pula makam anak, cucu, dan apalagi guru Amir Timur.

3. Observatorium Ulugh Beg dan Museum Observatorium

Tidak cuma Registan atau Makam Gur-e-Amir, terkandung termasuk sebuah bangunan yang merupakan saksi peristiwa Islamic Golden Age dekat kota Samarkand, yakni Observatorium Ulugh Beg.

Tempat ini dulunya adalah area penelitian ilmuwan-ilmuwan Timurid pada pas itu yang berperan dalam kemajuan bidang matematika dan astronomi. Fungsi utama dibangunnya area ini adalah untuk pengamatan bintang d’angkasa.

4. Kompleks Po-i-Kalyan dan Kalyan Minaret

Sekitar 260 kilometer ke barat berasal dari Samarkand, terkandung kota yang juga memiliki histori kaya di masa lampau, yakni Bukhara. Situs yang paling tenar di kota Bukhara yakni kompleks Po-i-Kalyan.

Kompleks ini terdiri berasal dari madrasah, masjid, dan sebuah menara besar bernama Kalyan Minaret. Sebenarnya, kompleks ini pernah pernah hancur akibat invasi Mongol yang dipimpin oleh Genghis Khan.

Satu-satunya struktur yang tidak dihancurkan adalah menaranya (di sisi kiri background gambar), karena Genghis Khan sangat mengagumi kemegahan struktur silindris tinggi yang terbuat berasal dari batu bata berikut agar ia memerintahkan pasukannya untuk tidak menghancurkannya.

5. Ark of Bukhara

Masih terletak terlampau dekat dan apalagi seberang kompleks Po-i-Kalyan, terkandung sebuah benteng besar yang terbuat berasal dari tanah yang menamakan ‘Ark of Bukhara’. Benteng ini dulunya selain untuk pertahanan militer, termasuk d’gunakan sebagai tempat tinggal para pemimpin/Emir, selir-selirnya, dan pejabat-pejabat pada zaman kekuasaan Emirat Bukhara.

‘Ark of Bukhara’ jatuh ke tangan pasukan Uni Soviet terhadap th. 1920, dan berakhirlah kekuasaan Emirat Bukhara pada th. yang sama. Pasukan Soviet termasuk membuat rusaknya berat di benteng ini, supaya benteng yang sekarang merupakan hasil renovasi besar.